Perusahaan otomotif Daimler asal Jerman, mendapatkan izin untuk melakukan uji coba kendaraan dengan kemampuan self-driving di Beijing. Ijin tersebut diberikan setelah pengujian secara tertutup dengan pemerintahan China. Perusahaan tersebut memberikan pernyataan jika mereka mendedikasi penelitian dan pengembangan di negara Tiongkok tersebut.

Dailmer bukan perusahaan pertama yang melakukan pengembangan berbasis kendaraan, ada perusahaan lokal yang telah memulainya yaitu Baidu. Baidu telah memberikan pelayanan kendaraan sejak 2016. Tetapi Dailmer masih terlalu awal untuk menyaingi Dailmer, karena dengan inovasi baru self-driving dan pemenuhan syarat membuat aplikasi teknis kendaraan Mercedez-Benz dari platform Apollo Baidu.

Beijing merupakan bagian dari negara Republik Rakyat Tiongkok atau China dimana tata ruang dan kondisi daerah tersebut hampir seperti negara maju seperti Jepang atau Singapore. Jadi merupakan pilihan tepat untuk percobaan kendaraan self-driving dengan medan yang sedikit berbeda.