Pusat konservasi hewan Ol Pejeta Conservancy di Kenya, mengumumkan satu dari tiga ekor Badak Putih terakhir di dunia mati.Badak ini bernama Sudan, Sudan sebelumnya menjadi penghuni Kebun Binatang Dver Kralove di Republik Ceko sebelum dipindahkan ke Ol Pejeta Conservancy, sekitar 250 kilometer arah utara dari Nairobi. Kematian Sudan sangat menarik perhatian, pasalnya dia merupakan jantan terakhir dari spesies badak putih.
Pusat konservasi telah mencoba berbagai cara untuk membuat Sudan tersebut kawin secara alami dengan dua betina badak putih. Kondisi Sudan di usia 45 tahun, mengalami berbagai komplikasi penyakit. Di antaranya, fungsi otot dan tulang menglami penurunan, serta luka di kulit yang semakin meluas. Dalam pernyataan resmi Ol Pejeta, kondisi Sudan makin memburuk hingga dia tidak sanggup berdiri. Dan akhirnya tim dokter hewan dari Ol Pejeta dan Dinas Alam Liar Kenya memutuskan untuk menyuntik mati Sudan.

Foto badak putih (Najin, Fatu dan Sudan)
Meski Sudan telah mati, tim konservasi berhasil mengambil sampel genetiknya sebelum disuntik mati. Rencananya dengan teknologi In Vitro Fertilization (IVF), dokter hewan berusaha melakukan inseminasi buatan kepada dua betina yang masih tersisa untuk mencegah kepunahan yakni Najin dan Fatu.