"Berinovasi berarti belajar, dan sayangnya kadang-kadang anda harus belajar dari kegagalan" begitu kira-kira yang ditulis dalam postingan blog Google dalam pengumuman rencana pemberhentian layanan internet pada 15 April mendatang di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat.
Layanan Google Fiber di Louisville dimulai pada tahun 2017. Dengan harapan untuk menarik pelanggan dengan ultra-speed internet dan kualitas layanan. Sayangnya dalam perjalanan menghadapi masalah biaya pembangunan infrastruktur yang tidak mencukupi. Untuk menghadapi masalah tersebut digunakan teknik "shallow trenching", kabel fiber yang menghubungkan layanan internet di tanam hanya beberapa inchi ke dalam tanah. Namun dalam jangka waktu tidak lama, muncul banyak keluhan putusnya koneksi internet karena kabel fiber putus dan terpampang ke luar tanah.

Banyak pertimbangan keputusan yang dikeluarkan oleh Google Fiber cabang Louisville untuk bertahan. Namun dari sekian banyak peryimbangan hanya berakhir pada keputusan "pembangunan ulang seluruh infrastruktur jaringan". Perusahaan tidak siap dalam mengambil keputusan tersebut.

Pada akhir pengumuman tersebut, Google Fiber cabang Louisville akan bekerja sama dengan pelanggan dan mitra kerja untuk meminimalisir gangguan setelah pemberhentian layanan.