Black Friday adalah sebutan di Amerika Serikat untuk hari Jumat setelah hari Kamis keempat pada bulan November. Di hari Kamis sebelum Black Friday itu sendiri merupakan hari libur nasional Thanksgiving. Black Friday menjadi pertanda musim belanja untuk merayakan hari raya Natal di bulan Desember.

Meski bukan hari libur nasional banyak perusahaan non-ritel dan sekolah memberikan libur. Black Friday merupakan hari tersibuk untuk perusahaan penjualan dan layanan. Karena perusahaan merayakan juga memotong profit yang didapat dari konsumen.

Black Friday merupakan tradisi yang lahir dari peristiwa-peristiwa besar. Seperti peristiwa Panic 1869, dimana Jay Gould and James Fisk menggunakan pihak administrasi dari presiden Amerika Serikat ke-18 Ulysses S. Grant untuk menyudutkan pasar emas. Grant yang mengetahui recana tersebut kemudian memerintahkan penambang emas untuk melepas emas dalam jumlah besar. Perintah tersebut menyebabkan harga emas turun hingga 80 persen.

Pusat perbelanjaan sangat antusias merayakan Black Friday untuk memberikan banyak penawaran, hingga banyak pusat perbelajaan meerayakan lebih awal di hari Kamis. Kebiasaan pusat perbelanjaan merayakan lebih awal tersebut menciptakan sebutan baru yaitu Black Thursday. Tetapi Black Thursday menciptakan konflik, karena jika semua perbelanjaan merayakan Black Thursday maka perayaan Thanksgiving hanya menjadi hari libur nasional biasa.